Solidaritas untuk Sumatra: Aksi Kepedulian SPENDA Pangkal Pinang Terhadap Bencana Alam
Penulis: Ahmad Alfatih, Azzira Khairunnisa, Al Ashry Ardiano dan Fathiyyah Azzahra P.
Divisi Penulis Berita
Editor: Fathiyyah Azzahra P. dan Rafa Rafifah Izz Zayani | Divisi Penulis Berita Jurnalis Spenda (Justikda) PKP
PANGKAL PINANG—Rentetan bencana alam berupa banjir bandang, tanah longsor, dan cuaca ekstrem melanda Pulau Sumatra sepanjang November hingga awal Desember 2025. Fenomena ini mengakibatkan ribuan korban jiwa, warga hilang, serta kerusakan parah pada permukiman dan fasilitas umum.
Bencana hidrometeorologi akibat curah hujan ekstrem ini terpusat di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Tingginya intensitas hujan yang berpadu dengan kondisi lingkungan yang rapuh memperparah dampak bencana. Faktor degradasi lingkungan, seperti berkurangnya tutupan hutan di hulu sungai serta alih fungsi lahan masif untuk perkebunan, pertambangan, dan permukiman tanpa mitigasi memadai, telah meningkatkan aliran air permukaan (run-off). Hal ini mengubah hujan deras menjadi bencana fatal bagi masyarakat di wilayah hilir.
Dampak kerusakan infrastruktur hunian tergolong masif. Berdasarkan data per 31 Desember 2025, tercatat sebanyak 166.925 unit rumah mengalami kerusakan. Rinciannya meliputi 71.445 rumah rusak ringan, 41.925 rumah rusak sedang, dan 53.555 rumah rusak berat. Selain itu, infrastruktur vital seperti jalan dan jembatan terputus, mengakibatkan akses pelayanan dasar—listrik, air bersih, komunikasi, dan kesehatan—terhambat. Ratusan ribu warga, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, terpaksa mengungsi di tengah keterbatasan.
Terkait jumlah korban, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, menyampaikan data terbaru. "Sehingga per hari ini, jumlah total korban jiwa rekapitulasi dari tiga provinsi itu menjadi 1.140 jiwa. Masih ada 163 nama yang dinyatakan hilang dan dalam daftar pencarian. Upaya pencarian terus dilakukan untuk menekan angka korban hilang sekecil mungkin," tegasnya.
Kondisi ini memicu respons sosial dari berbagai pihak. Pemerintah pusat melalui BNPB telah menetapkan tiga langkah prioritas penanganan, yakni pemulihan akses jalur darat, penyaluran dukungan logistik via udara, serta pemulihan jaringan komunikasi dan listrik. Evakuasi korban ke kamp pengungsian dan distribusi bantuan logistik dari masyarakat Indonesia juga terus dioptimalkan.
Semangat solidaritas serupa menjalar hingga ke Bangka Belitung, termasuk keluarga besar SMP Negeri 2 Pangkal Pinang (Spenda PKP) yang menggiatkan program Gerakan Cinta Lingkungan Alam (Gracilia), serta aksi pembersihan lingkungan rutin mingguan sebagai upaya mitigasi dan wujud kepedulian terhadap ekosistem alam.

Gracilia merupakan program inisiatif sekolah yang telah berjalan sejak tahun 2021. Tujuannya untuk mengajak seluruh peserta didik berperan aktif dalam merawat kebersihan dan kelestarian alam di lingkungan sekolah. Dalam pelaksanaannya, Gracilia tidak hanya melibatkan kelompok pelajar tertentu, melainkan menuntut partisipasi aktif dari seluruh warga Spenda. Mulai dari peserta didik, dewan guru, hingga staf tata usaha bahu-membahu demi keberhasilan program ini. Cakupan area pelaksanaan program meliputi seluruh wilayah sekolah, mulai dari ruang kelas, koridor, lapangan, kantin, hingga area terbuka lainnya, guna memastikan kebersihan sekolah terjaga secara menyeluruh.
Peran penting pelaksanaan program Gracilia Spenda PKP terletak pada upaya menciptakan ekosistem sekolah yang sehat, nyaman, dan kondusif untuk kegiatan belajar mengajar. Selain itu, program ini juga memiliki tujuan edukatif, yakni menumbuhkan karakter peduli lingkungan serta rasa tanggung jawab dalam diri setiap pelajar. Dampak positif dari program ini telah terlihat nyata, di mana lingkungan Spenda kini menjadi lebih bersih, asri, dan sehat.

Menanggapi keberjalanan program tersebut, Ketua Umum Gracilia Spenda periode 2024/2025, Omar, memberikan apresiasi positif.
"Program Gracilia ini sangat bagus untuk menciptakan lingkungan Spenda yang lebih bersih dan sehat. Selain itu, kegiatan ini efektif menumbuhkan karakter peduli dan rasa tanggung jawab murid terhadap lingkungan mereka," ujar Omar.
SMP Negeri 2 Pangkal Pinang (Spenda PKP) juga turut melakukan penggalangan dana yang melibatkan seluruh peserta didik dan staf sekolah. Aksi ini merupakan wujud nyata solidaritas dan nilai kemanusiaan warga sekolah terhadap saudara sebangsa yang tertimpa musibah.
Kepala SMP Negeri 2 Pangkal Pinang menyampaikan apresiasinya atas antusiasme seluruh warga sekolah dalam aksi kemanusiaan tersebut. Ia berharap bantuan yang terkumpul dapat sedikit meringankan beban para korban di Sumatra. Lebih dari sekadar donasi, kegiatan ini menjadi momentum penting pendidikan karakter bagi para pelajar untuk menumbuhkan empati, jiwa gotong royong, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi mencegah bencana serupa di masa depan. Tim Jurnalis Spenda melaporkan, bantuan yang terkumpul akan segera disalurkan melalui lembaga resmi yang telah ditunjuk agar tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan.
Ke depannya, pihak sekolah berharap konsistensi pelaksanaan Gracilia dapat membentuk budaya disiplin dan cinta kebersihan yang melekat kuat pada jati diri setiap warga sekolah. Dengan demikian, semangat menjaga lingkungan tidak hanya berhenti sebagai program mingguan semata, melainkan menjadi gaya hidup berkelanjutan yang diterapkan para peserta didik, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat luas. Upaya ini diharapkan mampu menjadikan SMP Negeri 2 Pangkal Pinang sebagai pelopor sekolah ramah lingkungan di daerah ini.
@adiwiyata_spenda_181

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Eksplor Imajinasi Lewat Bacaan, Buku Fantasi Favorit di Pojok Literasi Spenda
Tayang: Selasa, 3 Febuari 2026 Penulis: Tim Redaksi & Riset Jurnalistik SMPN 2 PangkalPinang Editor: Fathiyyah Zahra Purwadinata, SMPN 2 PangkalPinang Foto: Tim Produksi Kre
Sambutan Penutupan Kegiatan Student Exchange (Studex) SMP Lab School Kebayoran ke SMPN 2 Pangkalpinang
30 Januari 2026 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Yang saya hormati Ka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang atau yang mewakili Yang saya hormati para or
Sambutan Kepala SMPN 2 Pangkalpinang pada hari pertama masuk sekolah semester genap tahun Pelajaran 2025-2026
Oleh : Herlina, S.Pd. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru wakil kepala sekolah, ka TU dan Tenaga Kependidikan, serta anak-anak
PUNCAK KEMERIAHAN SPIRIT OF SPENDA 2025: FUN RUN & MASTERCHEF WARNAI PENUTUPAN PENUH SEMANGAT
Penulis : Azzira, Al Ashry | Divisi Penulis Berita Jurnalis SPENDA Editor : Bintang Sri Devi B. | Divisi Editor Berita Jurnalis SPENDA Pangkalpinang, 27 November 2025 —
Mengulik momen kemeriahan : Hari ke-3 Spirit Of SPENDA 2025
Penulis: Rafa Rafifah I.Z dan Ahmad Alfatih | Divisi Penulis Berita Jurnalis SPENDA Editor: Fathiyyah Azzahra P. | Divisi Editor Berita. Pangkal Pinang, 29/11/2025—SMP Negeri 2 &
Spirit of Spenda 2025 Meriahkan HUT ke-62 SMP Negeri 2 Pangkalpinang
Penulis: Rafa Rafifah I.Z dan Ahmad Alfatih | Divisi Penulis Berita Jurnalis SPENDA Editor: Fathiyyah Azzahra P. | Divisi Editor Berita. Pangkal Pinang, 25 November 2025 — SMP Ne
Spirit of Spenda (SOS) 2025 Meriahkan HUT ke-62 SMP Negeri 2 Pangkalpinang
Penulis: Rafa Rafifah I.Z dan Ahmad Alfatih | Divisi Penulis Berita Jurnalis SPENDA Editor: Fathiyyah Azzahra P. | Divisi Editor Berita. Pangkal pinang, 25 November 2025 &mdash
Kunjungan Persahabatan Polresta Pangkalpinang Ke SMPN 2 Pangkalpinang, Pemberantasan Kenakalan Remaja
Tayang: Sabtu, 8 November 2025 Penulis : Tim Jurnalis SMPN 2 Pangkal Pinang, Divisi Penulis Berita | Editor : Tim Jurnalis SMPN 2 Pangkal Pinang, Divisi Editor B
Si Rebung Nan Menawan dan Si bebek Nan Elegan Penghias Cual Dari Selindung
Oleh : Herlina Perjalanan kali ini dimulai dari keinginan mencari bahan seragam untuk dipakai pada acara keluarga, entah mengapa tiba-tiba melintas ide untuk menggunakan bahan cual.
Dukung Literasi dan Edukasi Lokal, PT TIMAH Tambah Koleksi Buku Pertimahan di Pojok Literasi SMP Negeri 2 Pangkalpinang
PANGKALPINANG -- Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan literasi di daerah, PT TIMAH Tbk menyerahkan bantuan buku untuk Pojok Literasi sekolah SMP N
